Peran PSAK 109 dan PSAK 107
PSAK 109 mengatur pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan, sedangkan PSAK 107 menekankan pengungkapan agar pengguna laporan memahami risiko dan posisi keuangan perusahaan. Keduanya penting untuk bank, perusahaan pembiayaan, distributor yang memberi termin, maupun perusahaan yang memegang investasi.
Klasifikasi dan Pengukuran
Aset keuangan perlu dinilai berdasarkan model bisnis dan karakteristik arus kas kontraktual. Dari sana perusahaan menentukan apakah aset diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, atau nilai wajar melalui laba rugi. Penilaian ini harus didukung data, bukan hanya asumsi di akhir periode.
Expected Credit Loss
Salah satu pekerjaan besar adalah memperkirakan kerugian kredit ekspektasian. Data umur piutang, histori pembayaran, kualitas pelanggan, dan prospek ekonomi perlu dipakai secara konsisten. Integrasi penjualan, piutang, dan buku besar membantu tim keuangan melihat perubahan risiko lebih cepat.
Gunakan PSAK 207 untuk melengkapi pemahaman arus kas, lalu pelajari ERPNext 16 sebagai fondasi otomasi pencatatan. Hubungi Sopwer bila Anda membutuhkan diskusi implementasi.
Pertanyaan Umum
Mengapa data penjualan diperlukan?
Karena profil pembayaran pelanggan dan umur piutang menjadi input penting dalam menilai risiko kredit serta menentukan pencadangan.





