Mengenal PSAK 370
PSAK 370 adalah standar khusus untuk akuntansi aset dan liabilitas pengampunan pajak. Standar ini berbeda dari standar berbasis IFRS karena lahir untuk menjawab kebutuhan pelaporan atas program pengampunan pajak di Indonesia. Pemahaman konteks dan dokumen legal sangat penting agar pencatatan tidak terlepas dari substansi transaksi.
Aset dan Liabilitas
Perusahaan perlu mengidentifikasi aset yang diungkapkan atau dialihkan melalui program tersebut, menilai dasar pengukurannya, dan menentukan apakah terdapat liabilitas terkait. Dokumen surat keterangan, bukti pembayaran, serta rekonsiliasi dengan daftar aset harus disimpan dengan baik. Jangan mencampur pencatatan khusus ini dengan transaksi operasional tanpa penjelasan.
Membangun Jejak Audit
Gunakan nomor dokumen, tanggal, akun, nilai, dan pihak yang menyetujui sebagai bagian dari jejak audit. Sistem ERP membantu mengunci jurnal, melampirkan bukti, dan menyajikan perubahan saldo secara runtut.
Baca juga PSAK 201 dan PSAK 216. Jika membutuhkan sistem akuntansi terintegrasi, lihat ERPNext 16 dari Sopwer.
Pertanyaan Umum
Apakah PSAK 370 menggantikan seluruh standar akuntansi?
Tidak. PSAK 370 berlaku untuk transaksi dan kondisi khusus pengampunan pajak, sementara transaksi lain tetap mengikuti standar yang relevan.





